bulan itu
Sulit untuk bisa mengukur dan cerita tentang rasa
Rasa hati yang tak hanya dalam sebuah nama
Dekat melekat teraba dan mengalir dalam irama
Berpadu dalam ritme detak jantung dan nafas rindu
Lama sudah tinta menyapa hati yang tersenyum
Mendamba peluk dan tarian riang menghalau sepi
Sahabat hatiku...
Biarlah kerinduan ini memeluk sapa yang telah hadir
Bergulung-gulung liar tak henti bagai ombak samudra
Riuh dan gemuruh bagai belaian bayu yang menghampiri
Showing posts with label bayu. Show all posts
Showing posts with label bayu. Show all posts
Subscribe to:
Comments (Atom)
Bentuk Sesaat...
Diambilnya dua lembar daun Di pinggir telaga Bening di musim ini Seraya membiarkan kedua kakinya Terjuntai di dalam air Kedua tanganya ...
-
“ In the morning, we carry the world like atlas; at noon, we stoop and beneath it; and at night, it crushes us flat to the ground.” [HENR...
-
Posisi Perjalanan Pendaki Senior Siang itu, rombongan pendaki sudah memasuki daerah yang lebih tinggi dan sepi. Hutan yang dilalui pun sem...
-
Mungkin saja kata mereka pun tak percaya mungkin itu caramu berdusta Agar aku merasa lega dapat kau buat tenang dengan jwabanmu asalan belak...

